Pasuruan, PagiterKini.Com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pasuruan dalam beberapa jam terakhir memicu banjir di sejumlah desa pada tiga kecamatan.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, genangan air dilaporkan melanda Kecamatan Beji, Bangil, dan Gempol dengan ketinggian bervariasi.
Salah satu warga terdampak, Doni, warga Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, mengatakan air mulai menggenangi jalan sejak Minggu malam. Debit air kemudian meningkat cepat pada dini hari hingga masuk ke permukiman warga.
“Mulai Minggu malam sudah selutut. Lalu hujan turun lagi, Senin dini hari sekitar pukul 01.00 WIB air naik masuk ke permukiman,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menambahkan, wilayahnya memang kerap menjadi langganan banjir karena kondisi geografis yang rendah serta adanya kiriman air dari daerah lain. Menurutnya, genangan air biasanya baru surut setelah tiga hingga empat hari.
“Kalau di utara lebih parah, banyak yang masuk rumah. Di sini memang rendah, jadi hampir tiap tahun banjir. Biasanya surut tiga sampai empat hari,” jelasnya.
Meski demikian, Doni menyebut banjir kali ini belum separah tahun-tahun sebelumnya yang sempat mencapai ketinggian lutut orang dewasa.
Hal senada disampaikan Perangkat Desa Kedungringin, Rosyadi. Ia mengungkapkan banjir telah berlangsung selama tiga hari akibat kiriman air dari wilayah hulu, seperti Gunung Gangsir, Cangkringmalang, Pandaan, hingga Prigen.
“Sudah tiga hari ini. Air kiriman dari wilayah atas. Biasanya setelah hujan reda, air justru naik perlahan,” katanya.
Terkait penanganan, Rosyadi menyebut normalisasi sungai sempat dilakukan, namun belum mampu menahan lonjakan debit air saat curah hujan ekstrem.
“Dulu sempat ada pengerukan sungai di wilayah Sorini, ada dampaknya. Tapi kalau hujan lebat, tetap saja banjir,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyampaikan bahwa banjir merendam tiga kecamatan dengan titik terparah berada di Kecamatan Beji, khususnya Desa Kedungringin.
“Tiga kecamatan terdampak, yakni Gempol, Beji, dan Bangil. Ketinggian air rata-rata 10 hingga 70 sentimeter,” ujarnya.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan. (MaL/BM)













Tinggalkan Balasan