MALANG, PagiterKini.Com – Aktivitas penggalian kabel yang mencurigakan kembali ditemukan di wilayah Kabupaten Malang. Kali ini terjadi di Jalan Letjen Sutoyo, Pangentan, Kecamatan Singosari. Aktivitas tersebut diduga berkaitan dengan praktik pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia.
Informasi yang dihimpun redaksi menyebutkan, dugaan pencurian kabel sebelumnya juga terjadi di kawasan Perumahan Jatikerto, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Rabu dini hari (25/02/2025). Dalam kejadian tersebut, sejumlah orang dilaporkan melakukan penggalian untuk mengambil kabel bawah tanah.
Namun saat dimintai menunjukkan dokumen resmi maupun surat izin pekerjaan, pihak yang melakukan aktivitas tersebut tidak dapat memperlihatkan kelengkapan perizinan. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya praktik pencurian kabel yang dilakukan secara terorganisir.
Tak lama berselang, dugaan aktivitas yang sama kembali terpantau di wilayah Singosari. Informasi tersebut pertama kali disampaikan oleh seorang warga kepada redaksi PagiterKini.com melalui pesan WhatsApp.
Dalam laporannya, warga menyebutkan adanya sejumlah orang berpakaian rapi yang melakukan penggalian di tepi jalan. Para pekerja bahkan terlihat mengenakan rompi keselamatan serta helm proyek layaknya pekerja dari instansi resmi.
Namun setelah dicermati lebih lanjut, aktivitas tersebut menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, penggalian dilakukan pada malam hari dan tidak disertai papan proyek ataupun keterangan pekerjaan resmi di lokasi.
Menindaklanjuti informasi tersebut, wartawan PagiterKini.com mencoba menelusuri kebenaran informasi sekaligus melakukan konfirmasi kepada Wakapolsek Singosari, AKP Supriyono, S.H., pada malam yang sama sekitar pukul 23.12 WIB.
Dalam keterangannya, ia menyampaikan akan melakukan pengecekan terlebih dulu terkait laporan tersebut.
Saat ditanya mengenai keberadaan mobil bertuliskan Jatanras Polsek Singosari yang sempat terlihat mampir di sekitar lokasi, Wakapolsek menjelaskan bahwa kendaraan tersebut sedang melakukan patroli rutin di wilayah rawan.
“Informasi dari anggota hanya patroli wilayah rawan untuk mengantisipasi kejahatan malam hari. Terkait adanya galian kabel belum kami monitor,” ujarnya melalui pesan singkat, Minggu (8/03/2026).
Meski demikian, muncul pertanyaan di tengah masyarakat. Sebab, pola aktivitas yang terjadi di Singosari diduga memiliki kemiripan dengan kejadian di wilayah Kepanjen sebelumnya.
Penggunaan atribut pekerja proyek, aktivitas penggalian pada malam hari, hingga tidak adanya dokumen pekerjaan di lokasi menjadi indikasi yang memicu kecurigaan warga.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak Polsek Singosari masih melakukan penyelidikan terkait dugaan aktivitas penggalian kabel tersebut.
Redaksi PagiterKini.com juga masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak PT Telkom Indonesia maupun pihak terkait lainnya guna memastikan apakah kegiatan tersebut merupakan pekerjaan resmi atau justru bagian dari dugaan pencurian kabel. (MaL)












Tinggalkan Balasan