Pasuruan, PagiterKini.Com – Komitmen menjaga keselamatan pelajar dan pengguna jalan terus ditunjukkan jajaran Polsek Sukorejo dengan menerjunkan personel setiap pagi di jalur nasional Surabaya–Malang, khususnya ruas Sukorejo–Purwosari.
Pengamanan difokuskan pada titik rawan kemacetan dan lokasi penyeberangan sekolah, terutama akses Dusun Sumbergareng, Desa Sukorejo, yang setiap hari dilalui ribuan siswa dari berbagai lembaga pendidikan.
Kegiatan rutin yang merupakan bagian dari program pengaturan lalu lintas pagi ini dilakukan pada jam-jam sibuk, saat arus kendaraan dari arah Surabaya maupun Malang meningkat signifikan. Jalur tersebut dikenal sebagai jalur cepat dengan mobilitas kendaraan berat yang cukup tinggi.
Aiptu Kushartoto menjelaskan, dominasi kendaraan besar seperti truk dan bus menjadi tantangan tersendiri dalam pengamanan. Selain bermuatan berat, kendaraan tersebut membutuhkan jarak pengereman lebih panjang sehingga berpotensi membahayakan penyeberang jalan jika tidak diantisipasi.
“Banyak kendaraan besar melintas dengan kecepatan tinggi dan tidak bisa melakukan pengereman mendadak. Karena itu, kami lakukan pengamanan ekstra, khususnya di titik penyeberangan siswa,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, keberadaan petugas di lapangan tidak hanya untuk mengatur arus kendaraan, tetapi juga memastikan para pelajar dapat menyeberang dengan aman dan tertib. Personel juga memberikan teguran simpatik kepada pengendara yang melaju melebihi batas kewajaran di kawasan sekolah.
Kapolsek Sukorejo, Iptu Devi Alfianto, menegaskan bahwa keselamatan pelajar menjadi prioritas utama dalam setiap skema pengamanan. Ia menyebut, jalur Sukorejo–Purwosari termasuk kawasan dengan tingkat aktivitas tinggi pada pagi hari, sehingga membutuhkan perhatian khusus.
“Anggota kami ploting di zebra cross dan persimpangan untuk membantu penyeberangan siswa serta menertibkan pengendara yang ugal-ugalan. Prioritas kami adalah keselamatan nyawa,” tegasnya.
Berdasarkan pantauan Kamis (12/2/2026) pagi, arus lalu lintas terpantau padat namun tetap mengalir lancar berkat pengaturan petugas. Kehadiran polisi di lapangan pun mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para orang tua siswa yang merasa lebih tenang saat mengantar anaknya ke sekolah.
Upaya ini sekaligus menjadi bentuk imbauan kepada seluruh pengguna jalan agar menurunkan kecepatan saat memasuki zona sekolah serta mematuhi arahan petugas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. (MaL/Son)











Tinggalkan Balasan