Baca Juga:

LAMONGAN, PagiterKini.Com – Sebuah rekaman video berdurasi 1 menit 54 detik viral di sejumlah grup WhatsApp. Video tersebut memperlihatkan keributan antara warga dengan seorang pria yang berkaitan dengan aktivitas keluar-masuk truk tangki berwarna biru putih bertuliskan PT Sri Karya Lintasindo.

Peristiwa itu diduga terjadi di Desa Klangean, Kecamatan Dungpring, Kabupaten Lamongan. Dalam rekaman yang beredar, sejumlah warga tampak memprotes aktivitas truk tangki yang diduga mengangkut BBM jenis solar secara ilegal.

Video tersebut memperlihatkan adu argumen antara warga dengan seorang pria yang mengendarai sepeda motor. Pria itu diduga merupakan pihak yang memiliki keterkaitan dengan aktivitas truk tangki yang kerap melintasi jalan kampung tersebut.

Salah satu warga terdengar melontarkan protes dengan nada tinggi. “Wes laporno ae, kalah awakmu karo warga kene,” (Sudah laporkan saja, kamu kalah dengan warga di sini), ucap warga dalam rekaman.

Pria tersebut kemudian membalas dengan nada tak kalah tegas. “Masio aku warga kene kok, lapo kok gak ngolei,” (Saya juga warga sini, kenapa tidak diperbolehkan), jawabnya.

Warga yang geram menilai aktivitas truk tangki tersebut sudah terlalu sering melintasi jalan kampung. Dalam percakapan yang terekam, beberapa warga juga menyinggung bahwa jalur lingkungan tersebut diduga dijadikan akses alternatif bagi kendaraan pengangkut solar.

Baca Juga :

Akibatnya, warga akhirnya memblokade jalan dengan menaruh batu-batu besar agar truk tangki tidak lagi melintas di jalur tersebut.

Dalam video itu juga terdengar pernyataan warga yang menyinggung adanya izin dari aparat terkait aktivitas truk tangki tersebut.

“Aktivitas iki Polda karo Polres sing ngizini,”
(Katanya aktivitas keluar-masuk tangki ini diizinkan Polda dan Polres), ujarnya dalam rekaman.

Lebih lanjut warga menegaskan, menurutnya, solar tersebut dibeli dari sejumlah SPBU di wilayah Lamongan, dengan cara membeli dengan jerigen, kapasitas antara 30 liter. Yang kemudian di bawa ke lokasi warga tersebut.

Baca Juga:
Pengacara Gadungan Berkedok LSM? AS Diduga Lakukan Pelecehan dan Calo Hukum!

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai pernyataan tersebut.

Menindaklanjuti informasi yang beredar, wartawan PagiterKini.Com mencoba menelusuri pihak yang diduga berada di balik aktivitas pengangkutan solar tersebut.

Dari keterangan salah satu narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan, aktivitas itu dikaitkan dengan seorang pria berinisial DMS yang diduga berperan sebagai pengelola atau koordinator distribusi solar di wilayah tersebut. Solar tersebut diduga berasal dari SPBU Bulutratai, Babat, Lamongan.

Sementara truk tangki biru putih yang terlihat dalam video, menurut informasi yang diperoleh, diduga milik warga Pasuruan berinisial HW, yang diketahui mantan residivis kasus yang sama.

“Informasinya bos solarnya berinisial DMS. Untuk truk tangki yang hendak mengambil BBM itu milik warga Pasuruan berinisial HW, mantan napi kasus BBM,” ujar sumber tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, PagiterKini.Com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang namanya muncul dalam informasi tersebut, termasuk pihak yang diduga mengelola aktivitas solar, pemilik truk tangki, serta Polres Lamongan dan Polda Jawa Timur, guna memastikan kebenaran informasi yang beredar. (tim Redaksi)