PASURUAN, PAGITERKINI.COM – Nama Sigit alias Helboy, anggota Jatanras Polda Jatim, belakangan menjadi perbincangan publik setelah kehadirannya dalam pengukuhan DPC LPKSM Sakera di Probolinggo disorot oleh salah satu media online. Menanggapi sorotan tersebut, Helboy akhirnya angkat bicara.

Dengan nada tenang namun tegas, Helboy menuturkan bahwa kehadirannya dalam acara tersebut tidak lebih dari upaya sosialisasi dan pembinaan. Sebagai anggota operasional (opsnal), ia merasa memiliki tanggung jawab untuk hadir dan menjalin komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat.

“Sebagai anggota opsnal, saya memang harus dekat dengan siapa saja. Semua lapisan masyarakat harus dirangkul,” ujarnya. Senin (12/01)

Helboy tidak menampik bahwa dirinya dikenal memiliki kedekatan dengan beragam organisasi, mulai dari LSM, ormas, hingga insan media. Ia menyebut nama LIRA, GMBI, dan AMI sebagai bagian dari jaringan komunikasi yang selama ini ia bangun. Menurutnya, kedekatan tersebut justru menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan.

Bagi Helboy, hadir di tengah-tengah kelompok masyarakat bukanlah soal afiliasi, melainkan langkah pencegahan. Ia mengaku datang ke acara DPC LPKSM Sakera semata-mata untuk menyampaikan pesan agar tidak terjadi perpecahan ataupun gesekan antar kelompok.

“Kalau ada persoalan, saya yang turun langsung ke lapangan. Saya datangi kedua belah pihak supaya tidak sampai terjadi bentrok,” tuturnya.

Pria brewok dan berambut gondrong ini juga menegaskan, bahwa ia tidak pernah memilih-milih dalam menjalin hubungan. Dari tokoh ormas hingga masyarakat kecil seperti tukang becak, semuanya ia rangkul dengan tujuan yang sama, menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Helboy menyampaikan sikap terbuka kepada publik atas berbagai penilaian yang muncul. Ia menegaskan, “Jika menurut kalian saya salah, saya mohon maaf. Namun yang jelas, saya hanya memberikan bimbingan dan pemahaman, tidak lebih dari itu,” pungkasnya. (mal)