Pasuruan, Pagiterkini.com – Sejumlah pengendara mengeluhkan banyaknya tanah yang berserakan di sepanjang Jalan Raya Cangkringmalang, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Senin (6/7/2026).

Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan karena membuat permukaan jalan licin sekaligus menimbulkan debu saat kendaraan melintas.

Ruli, seorang pengendara asal Sidoarjo yang hendak berangkat kerja ke wilayah Kota Pasuruan, mengaku sempat terkejut saat melihat gumpalan tanah di badan jalan. Ia pun langsung mengerem untuk menghindari kecelakaan.

“Posisi saya melaju cukup cepat. Saat melihat tanah di jalan, saya langsung mengerem. Untung tidak sampai terjatuh,” ujarnya.

Menurut Ruli, tanah yang berserakan diduga berasal dari ban truk yang keluar masuk area PT Buana Megah Paper Mills. Ia menduga kondisi jalan di dalam perusahaan yang becek menyebabkan tanah menempel pada ban kendaraan, kemudian terlepas saat truk melintas di jalan raya.

“Mungkin di dalam pabrik jalannya becek, sehingga tanah menempel di ban truk. Begitu keluar ke jalan raya, tanahnya lepas dan berserakan,” tambahnya.

Keterangan sama disampaikan salah satu warga yang sedang berada di warung kopi di depan PT Buana Megah Paper Mills. Ia membenarkan bahwa tanah yang memenuhi badan jalan diduga berasal dari truk-truk yang keluar dari dalam perusahaan.

“Benar, Pak. Itu tanah dari ban truk yang keluar dari Buana Megah,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya menghubungi dan meminta konfirmasi kepada pihak PT Buana Megah Paper Mills terkait keluhan tersebut.

(Mal)