Surabaya, Pagiterkini.com – Aliansi Madura Indonesia (AMI) menginstruksikan seluruh pengurus, anggota, dan simpatisannya untuk mengikuti aksi demonstrasi dan audiensi yang akan digelar pada Rabu-Kamis, 3-4 Juni 2026.

Instruksi tersebut dikeluarkan langsung oleh Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, S.E., sebagai bentuk konsolidasi organisasi dalam menyampaikan aspirasi kepada sejumlah instansi yang menjadi tujuan aksi.

Massa AMI dijadwalkan berkumpul mulai pukul 08.00 WIB di Kantor DPP AMI sebelum bergerak menuju Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Kantor Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Internasional Juanda, serta Kantor AJM Travel Umroh.

Dalam surat instruksi yang beredar, seluruh pengurus, anggota, dan simpatisan AMI diwajibkan hadir dalam kegiatan tersebut. Peserta aksi juga diminta mengenakan seragam organisasi atau pakaian berwarna hitam sebagai bentuk identitas dan solidaritas.

Ketua Umum AMI, Baihaki Akbar, yang akrab disapa Baihaki menegaskan, bahwa aksi tersebut merupakan bentuk keseriusan organisasi dalam mengawal persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian dari instansi terkait.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap persoalan yang menjadi perhatian masyarakat mendapat penjelasan yang transparan dan penyelesaian yang jelas. Karena itu, AMI akan turun langsung menyampaikan aspirasi secara terbuka melalui aksi damai dan audiensi,” tegas Baihaki, Sabtu (30/05).

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum selama aksi berlangsung.

“Kami datang untuk mencari kejelasan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Karena itu seluruh anggota harus tetap mengedepankan etika, menjaga kondusivitas, serta menghormati aturan yang berlaku,” tambahnya.

AMI berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan mendapat respons positif dari pihak-pihak yang menjadi tujuan audiensi. (Mal*)