PASURUAN, Pagiterkini.Com – Sebuah video berdurasi 3 menit 18 detik yang beredar di kalangan warga memicu kegemparan. Rekaman tersebut memperlihatkan dugaan aksi kekerasan yang terjadi di area PT Samiplast Mitra Makmur, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kamis (2/4/2026).

Dalam video itu, seorang pria yang diduga merupakan Kepala Desa di wilayah Kecamatan Gempol, Ahmad Dwi Setiyono, terlihat terlibat langsung dalam insiden perampasan hingga pemukulan terhadap seorang warga.

Peristiwa terjadi saat situasi memanas di tengah aksi protes warga terkait keberadaan perusahaan outsourcing di lingkungan pabrik. Dalam rekaman yang beredar, sang kades tampak menghampiri seorang warga yang sedang merekam menggunakan telepon genggam. Tak hanya menegur, ia diduga merampas hanphone tersebut, melemparkannya ke tanah, bahkan menginjaknya.

Tidak berhenti di situ. Dalam potongan video yang sama, korban juga terlihat menerima tamparan dan pukulan di hadapan sejumlah warga yang berada di lokasi.

Insiden tersebut terjadi di tengah aksi penolakan warga terhadap keberadaan perusahaan outsourcing PT Mitra Jua Abadi (MJA) yang bekerja sama dengan PT Samiplast Mitra Makmur. Ketegangan diduga dipicu aktivitas perekaman yang dilakukan korban di dalam kawasan perusahaan.

Seorang warga yang mengirimkan video tersebut kepada wartawan Pagiterkini.com meminta agar rekaman itu dipublikasikan luas sebagai bentuk perhatian publik terhadap peristiwa yang terjadi.

Baca Juga :

“Yang melempar HP, menginjak dan menonjok itu Pak Kades,” ujarnya singkat.

Namun saat dimintai keterangan lebih lanjut, ia memilih tidak memberikan penjelasan tambahan.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Desa Gempol, Ahmad Dwi Setiyono, pada Senin (06/04/2026), belum mendapatkan respon.

Sebelumnya, Kepala Desa Gempol diketahui turut hadir dan mengawal langsung aksi warga yang menuntut penghentian kerja sama antara PT Samiplast Mitra Makmur dan PT Mitra Jua Abadi. Warga menilai sistem perekrutan tenaga kerja melalui perusahaan outsourcing tidak transparan dan merugikan masyarakat sekitar. (mal)