Pagiterkini.com, Pasuruan – SNA (18), remaja asal Desa Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, diduga menjadi korban hipnotis atau gendam dengan modus lowongan pekerjaan melalui media sosial. Akibat kejadian tersebut, satu unit sepeda motor Honda PCX miliknya raib dibawa kabur pelaku di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Korban mengaku awalnya mengetahui informasi lowongan pekerjaan dari akun Info Loker di platform TikTok. Setelah menghubungi nomor yang tertera, dirinya diminta datang ke sebuah cafe di kawasan wisata Tretes untuk menjalani proses wawancara kerja.

“Awalnya saya mengetahui lowongan pekerjaan itu dari Info Loker di TikTok. Setelah itu saya diminta datang ke cafe di kawasan Tretes untuk interview kerja di sebuah PT,” ujar SNA, Sabtu (23/5/2026).

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 12.47 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, terduga pelaku datang ke lokasi menggunakan jasa ojek online.

Saat berada di cafe, korban mengaku diminta fokus menatap wajah pelaku selama percakapan berlangsung. Tidak lama kemudian, korban mulai merasakan pusing dan mual.

“Saya merasa pusing dan mual setelah diminta fokus melihat wajah orang itu dan tidak boleh melamun,” tuturnya.

Dalam pertemuan itu, korban sempat menyerahkan soft copy berkas lamaran pekerjaan yang berisi data pribadi berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK). Selain itu, pelaku juga meminta STNK serta kunci motor dengan alasan hendak mengambil perlengkapan kerja seperti seragam dan sepatu kantor.

“Orang itu bilang mau mengambil seragam dan sepatu kerja. Saya menunggu cukup lama sampai sore. Setelah dicek lewat CCTV cafe, ternyata motor saya dibawa kabur,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda PCX beserta STNK kendaraan. Korban kini telah melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Prigen untuk proses penyelidikan lebih lanjut. (Mal/BM)