Ngawi, Pagiterkini.com – Kabar mengenai teror “pocong jadi-jadian” yang dikabarkan membawa senjata tajam dan beraksi di wilayah Kecamatan Geneng, Gerih, hingga Ngawi Kota dipastikan hoaks.
Kasi Humas Polres Ngawi Iptu Dian Ambarwati mengatakan, informasi yang beredar melalui media sosial dan grup WhatsApp tersebut tidak benar setelah dilakukan pengecekan langsung di lokasi yang disebutkan.
“Setelah dilakukan pengecekan secara mendalam di lokasi-lokasi yang disebutkan, kabar tentang adanya komplotan begal berkafan tersebut dipastikan tidak benar,” tegas Iptu Dian, Sabtu (30/5/2026).
Ia menegaskan, Polres Ngawi telah menerjunkan personel untuk melakukan verifikasi di lapangan. “Kami pastikan bahwa kabar mengenai teror pocong jadi-jadian bersenjata tajam yang beredar di media sosial tersebut adalah berita bohong atau hoaks,” ujarnya.
Meski demikian, pihak kepolisian mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi tindak kejahatan serta tidak mudah mempercayai dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap waspada. Tindakan kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja jika ada kesempatan,” pungkasnya. (Mal/Red)










Tinggalkan Balasan