PASURUAN, PAGITERKINI.COM – Aktivitas truk molen pengangkut cor kembali meresahkan warga Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Pasalnya, cor yang dibawa truk tersebut berceceran di jalan raya Pakem–Martopuro hingga membuat permukaan jalan licin dan membahayakan pengguna jalan.
Peristiwa ini terjadi pada Senin pagi (22/12/25) sekitar pukul 10.14 WIB. Sejumlah truk molen terlihat mondar-mandir melintasi Dusun Puntir, wilayah Pakem dan Donorejo, Desa Martopuro. Mirisnya, muatan cor dari kendaraan berat itu menetes dan tercecer sepanjang jalan, memicu keresahan warga dan pengendara yang melintas.
Salah satu pengendara motor, Miftahul Ulum, warga yang melaju ke arah Desa Semut, Kecamatan Purwodadi, mengaku sangat menyayangkan kelalaian tersebut. Menurutnya, kondisi jalan menjadi licin dan rawan kecelakaan.
“Cor dari truk molen itu berceceran di jalan. Jalan jadi licin dan sangat berbahaya, terutama bagi pengendara motor. Kami minta pihak terkait segera turun tangan,” tegas Ulum kepada Kliknews.co.id.
Tak hanya membahayakan keselamatan, Ulum juga menyoroti dampak lain dari ceceran cor tersebut. Debu dan sisa material cor disebut mengganggu aktivitas warga, khususnya para pedagang makanan di sepanjang jalur tersebut.
“Belum lagi debunya. Ini jelas mengganggu pedagang. Satlantas Polres Pasuruan seharusnya menindak tegas. Jangan tunggu ada korban,” lanjut pria bertubuh kekar itu.
Ia menegaskan, semestinya setiap truk molen dibersihkan atau disiram terlebih dahulu sebelum keluar dari lokasi pengambilan cor agar tidak meninggalkan material di jalan umum.
“Kami tidak ingin ada kecelakaan hanya karena kelalaian sopir atau perusahaan,” pungkasnya.
Sementara itu, awak media berupaya mengonfirmasi salah satu pemilik perusahaan yang menaungi operasional truk molen tersebut, termasuk kantor cabangnya yang berada di Desa Martopuro. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak bersangkutan enggan memberikan tanggapan.
(Mal/Mul)












Tinggalkan Balasan