Pasuruan, Pagiterkini.com – Dugaan penyalahgunaan BBM subsidi jenis Pertalite yang diduga melibatkan warga Purwosari berinisial ER menjadi perhatian warga di Jalan Raya Tutur, Dusun Krajan I, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan.
Sebuah mobil pickup Mitsubishi L300 berpelat nomor N 9122 EC yang diduga mengangkut BBM subsidi dalam jumlah besar sempat dihentikan warga untuk dilakukan pemeriksaan. Kecurigaan warga muncul setelah tercium aroma menyengat yang diduga berasal dari bahan bakar yang dibawa kendaraan tersebut.
Dalam video berdurasi 45 detik yang direkam warga dan beredar di masyarakat, terlihat sebuah mobil pickup L300 bermuatan sekitar 35 jeriken yang diduga berisi BBM jenis Pertalite.
Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, sebut saja Sahri (nama samaran), mengaku mulai curiga saat melihat kendaraan tersebut melintas dengan muatan yang ditutupi terpal. Setelah diperiksa, kendaraan itu diketahui membawa puluhan jeriken yang diduga berisi BBM.
Menurutnya, saat kendaraan dihentikan dan sopir ditanya mengenai isi muatan serta tujuan pengangkutannya, sopir justru terlihat gugup dan memilih meninggalkan kendaraan tersebut.
“Saat ditanya ini apa dan mau dibawa ke mana, sopir terlihat gugup. Tidak lama kemudian dia keluar dari mobil dan meninggalkan kendaraan itu,” ujar Sahri saat dihubungi Pagiterkini.com, Sabtu (13/6/2026).
Karena tidak memiliki kewenangan, warga kemudian menghubungi polisi setempat. Namun, menurut Sahri, mereka hanya disarankan untuk melaporkan temuan tersebut ke Polres Pasuruan.
“Jawabannya, ‘langsung ke Polres saja Mas’,” kata Sahri menirukan informasi yang diterima rekannya.
Sahri mengaku mendapat informasi bahwa kendaraan beserta muatan BBM tersebut diduga milik seorang warga Purwosari berinisial ER.
“Ngomongnya milik ER, orang Purwosari. Katanya memang pemain lama dan besar,” tegasnya.
Sementara itu, Kapolsek Tutur AKP Budi Luhur saat dikonfirmasi Pagiterkini.com terkait temuan puluhan jeriken BBM yang diduga Pertalite tersebut belum memberikan keterangan hingga berita ini ditulis. (Mal)












Tinggalkan Balasan