Pasuruan, PagiterKini.Com – Sebuah video berdurasi 34 detik yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi jalan desa yang becek, licin, dan dinilai membahayakan pengguna jalan. Rekaman itu diduga diambil di Desa Linggo, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

Pasalnya, infrastruktur jalan di wilayah tersebut kini kian memprihatinkan. Tingginya mobilitas kendaraan yang diduga terkait aktivitas tambang membuat jalan utama desa dipenuhi lumpur tebal, sehingga mengganggu aktivitas warga, Sabtu (7/2/2026).

Berdasarkan keluhan masyarakat setempat, permukaan jalan yang licin tidak hanya menghambat kegiatan ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan, terutama bagi pengendara roda dua.

Dalam rekaman video, terdengar perekam melontarkan keluhan dalam bahasa Jawa yang menggambarkan kekesalan warga terhadap kondisi tersebut.

“Yo opo lor, ngareppe omah koyok leleran. Sing nduwe tambang tambah marem, omah sing pinggire embong, yok kate ditanduri panjek gi. Ya opo yo iki lor-lor. Lelerane ngaleh. Kari golek wite pari tok terus ditanduri mene, lor. Sak aken wong sing liwat sepedaan niku lor, kepreset palang,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa warga kerap kesulitan melintas, terlebih saat hujan turun karena lumpur semakin menumpuk dan menutup sebagian badan jalan.

Sementara itu, warga berharap pihak pengelola tambang segera bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan. Mereka juga mendesak pemerintah daerah turun tangan melalui instansi terkait, melakukan pembersihan rutin serta memperbaiki sistem drainase agar lumpur tidak terus mengendap di jalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola tambang maupun Pemerintah Kabupaten Pasuruan terkait keluhan tersebut. PagiterKini.com masih berupaya mengonfirmasi pihak-pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi lebih lanjut. (MaL)