PASURUAN, PAGITERKINI.COM – Karang Taruna Desa Wonokoyo bersama sejumlah warga menemukan puluhan botol minuman keras (miras) jenis arak Bali yang diduga dijual secara bebas di sebuah warung kecil di depan perusahaan Mega Marine Pride.
Penemuan tersebut bermula saat seorang pemuda yang diduga dalam kondisi mabuk berat mengamuk di sekitar lokasi.
Tak hanya itu, pemuda tersebut juga membawa senjata tajam (sajam), sehingga membuat warga sekitar resah.
Beruntung, saat kejadian ada anggota Karang Taruna yang tengah bersiaga karena adanya kegiatan di desa. Mereka kemudian bersama-sama mengamankan pemuda tersebut untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
“Rupanya mabuk berat dan mengamuk sambil membawa sajam. Karena sedang ada acara, banyak warga dan Karang Taruna di lokasi, sehingga pemuda tersebut langsung diamankan,” ujar Syahril, pemuda setempat, Jumat (31/7).
Usai mengamankan pemuda tersebut, anggota Bhabinsa Koramil Beji, Ulong Ritonga, bersama warga melakukan pengecekan ke warung yang diduga menjadi tempat penjualan minuman keras.
Dari hasil pengecekan, ditemukan sebanyak 26 botol minuman keras jenis arak Bali atau satu dus yang diduga diperjualbelikan secara bebas.
“Kami mendapat laporan dari teman-teman Karang Taruna Desa Wonokoyo bahwa ada seorang pemuda dalam kondisi mabuk, mengamuk, dan membawa sajam. Kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan,” ujar Ulong.
Menurut Ulong, pemuda tersebut diamankan bersama warga dan anggota Karang Taruna sebagai langkah antisipasi agar situasi tidak berkembang menjadi gangguan keamanan.
“Karena kami khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, kami bersama Karang Taruna langsung mengamankan pemuda tersebut di lokasi,” katanya.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Wonokoyo menyebut penjual minuman keras jenis arak Bali tersebut bukan merupakan warga setempat, melainkan warga dari luar desa.
“Bukan orang sini. Orang luar Wonokoyo,” ujarnya.
Setelah diamankan warga, pemuda yang diduga mabuk tersebut kemudian diserahkan kepada Polsek Beji untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (Mal)













Tinggalkan Balasan