Pasuruan, Pagiterkini.com – Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan tunai dari pemerintah yang diperuntukkan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan.
Dana tersebut semestinya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, seperti pembelian seragam, sepatu, tas, alat tulis, biaya transportasi, hingga kebutuhan pendidikan lainnya.
Program ini menyasar siswa jenjang SD, SMP, SMA/SMK maupun pendidikan nonformal yang memenuhi kriteria pemerintah, di antaranya berasal dari keluarga pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP), masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), atau kriteria khusus lainnya.
Namun, tujuan mulia program tersebut diduga justru tercoreng di MTs An Nahdloh, Desa Candibinangung, Sukorejo. Seorang oknum guru berinisial KM diduga mengambil sebagian besar dana PIP yang seharusnya diterima siswa penerima manfaat.
Berdasarkan keterangan yang diterima Pagiterkini.com pada Rabu (08/07), salah seorang siswa memperoleh dana PIP sebesar Rp750 ribu. Akan tetapi, dari nominal tersebut, siswa hanya menerima Rp100 ribu, sedangkan sekitar Rp650 ribu diduga diminta dan diambil oleh oknum guru dengan alasan untuk membantu kebutuhan sekolah.
“Dapat Rp750 ribu. Tapi diminta oknum guru Rp650 ribu. Bahkan tidak boleh bilang ke siapa-siapa,” ungkap sumber.
Sumber tersebur juga menyebutkan, bahwa pengambilan dana itu diduga sebagai bentuk bantuan untuk sekolah.
“Alasannya untuk bantuan sekolah. Jadi saya cuma diberi Rp100 ribu,” tuturnya.
Apabila informasi tersebut benar, praktek tersebut berpotensi bertentangan dengan tujuan Program Indonesia Pintar (PIP), yang dirancang pemerintah agar dana bantuan diterima dan dimanfaatkan secara langsung oleh peserta didik untuk memenuhi kebutuhan pendidikan, bukan untuk kepentingan lain.
Sementara itu, saat dikonfirmasi Pagiterkini.com, oknum guru berinisial KM, terkait dugaan pengambilan dana PIP tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan meski pesan whatsap nampak terbaca.
(Mal)













Tinggalkan Balasan