Pasuruan, Pagiterkini.com – Kekecewaan warga Desa Lebakrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, mencapai puncaknya. Kekesalan yang selama ini terpendam akhirnya diluapkan dengan memasang sejumlah banner berisi sindiran keras yang ditujukan kepada Kepala Desa ARIMI di sejumlah titik wilayah Dusun.
Aksi tersebut dipicu oleh keluhan warga yang menilai berbagai persoalan di desa, terutama kerusakan jalan yang tak kunjung mendapat perhatian maupun penanganan.
Kondisi itu memunculkan anggapan di kalangan warga bahwa pemerintah desa tidak serius merespons kebutuhan masyarakat.
Salah satu banner yang dipasang bertuliskan, “Turut Berduka Cita atas Meninggalnya Akal Sehat Bu Kades ARIMI. Semoga Segera Diberikan Kesadaran.”
Banner lain memuat sindiran yang lebih keras dengan kalimat, “Perhatian, Kades ARIMI seperti (kalimat tidak pantas), jalan desanya sendiri tidak dibenahi.”
Tak berhenti di situ, banner lainnya yang bertuliskan bahasa Madura, “Perhatian, Mun Tak Taoh Mecek Embong Ambu Bein Deddih Kades Tembeng Tadus” (-red). “Perhatian, kalau tidak bisa membenahi jalan, lebih baik berhenti saja menjadi kepala desa agar tidak malu.”
Salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku, kekecewaan masyarakat bukan muncul secara tiba-tiba.
Menurutnya, berbagai persoalan di Desa Lebakrejo sudah lama dikeluhkan, namun hingga kini belum terlihat penyelesaian yang dirasakan warga.
“Jalan banyak yang rusak, tapi Kades malah diam. Seperti di Dusun Banjiran dan Dusun Pancur. Masih banyak kejanggalan lain yang menurut kami belum ditangani dengan baik,” ujarnya, Selasa (07/07).
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya menghubungi Kepala Desa Lebakrejo untuk meminta tanggapan atas aksi pemasangan banner tersebut.
(Mal)













Tinggalkan Balasan