SIDOARJO, Pagiterkini.com – Dugaan praktek perjudian sabung ayam yang dibungkus dengan dalih “kontes ayam” di Dusun Klurak, Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, kembali memicu keresahan masyarakat.
Aktivitas tersebut diduga berlangsung terbuka dan diduga terus beroperasi tanpa tindakan yang dinilai efektif dari aparat penegak hukum.
Sejumlah warga mengaku heran. Meski lokasi itu dikabarkan sudah berulang kali menjadi sasaran penertiban, aktivitas yang diduga sebagai arena perjudian sabung ayam tersebut selalu kembali berjalan dan bahkan semakin ramai.
Menurut keterangan warga, arena tersebut diduga berdiri di atas lahan milik seorang pengusaha rokok yang dikenal dengan sebutan Abah Memreng. Lahan itu, berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, diduga disewakan kepada seseorang yang akrab disapa Bang Napi, yang disebut sebagai pengelola aktivitas di lokasi.
“Informasi yang kami dengar dari warga, lokasi itu milik Abah Memreng dan disewakan kepada orang yang biasa dipanggil Bang Napi. Sampai sekarang aktivitasnya masih ramai,” ujar salah satu warga kepada Narasiatu.com, Selasa (7/7).
Ia juga mengaku sering melihat adanya penertiban. Namun, menurut mereka, kondisi tersebut hanya berlangsung sementara sebelum aktivitas kembali berjalan seperti semula.
“Sering ada penertiban. Paling berhenti beberapa hari, lalu ramai lagi seperti biasa,” kata dia, yang mewanti-wanti namanya enggan di mediakan.
Situasi itu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai efektivitas penegakan hukum. Warga berharap aparat tidak hanya melakukan operasi sesaat, tetapi juga mengambil langkah yang mampu menghentikan aktivitas yang diduga melanggar hukum secara menyeluruh.
Tak hanya mengeluh, warga mengaku telah menyampaikan pengaduan kepada Kapolresta Sidoarjo melalui pesan WhatsApp. Namun hingga Rabu (8/7), mereka mengaku belum mengetahui adanya tindak lanjut di lapangan.
“Kami sudah menyampaikan aduan kepada Kapolresta Sidoarjo. Harapan kami ada tindakan nyata agar keresahan warga segera terjawab,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Narasiatu.com masih berupaya mengonfirmasi informasi tersebut kepada pihak-pihak yang disebut warga, termasuk pengelola lokasi yang dimaksud dan jajaran Polresta Sidoarjo.
(ML/Red)













Tinggalkan Balasan